Jumat, 15 Januari 2010

MELURUSKAN BISNIS ONLINE

Tidak ada super magic dalam menjalankan bisnis online. Langkah sukses apapun yang kita dapatkan, meski dari marketer kelas dunia sekali pun, pasti akan melalui sebuah PROSES. Penghasilan ribuan dollar ini tidak pernah ada yang instan! Abrakadabra! Cring..cring..cring... dollar masuk ke rekening bank kita secepat mata berkedip? No Way! Bukan begitu caranya cuy!

Bisnis online adalah sebuah PROSES, yang jika kita pelajari, maka kita akan jauh lebih MENGERTI. Kalau sudah mengerti? Secepatnya, kita langsung LATIHAN. Kalau sudah banyak latihan? Tentunya nanti akan menjadi bisa dan ahli. Kalau sudah ahli? Dollar pun akan mengikuti dengan sendirinya! So, ingat: PROSES... PROSES.. PROSES...

Dan setiap proses ini akan memerlukan pengorbanan. Pengorbanan waktu. Pengorbanan materi, dan lain lain. Tapi tidak apalah, demi masa depan!

Ingat, meski bisa dikatakan 'cara cepat', tetap saja strategi ini akan memerlukan PROSES, paling tidak proses untuk belajar dan praktek.

Kalau sudah dikuasai ilmunya... banyak orang yang sudah membuktikan, berpenghasilan puluhan juta bukanlah hal yang aneh lagi! Agar kita bisa cepat mengerti, dan tahu apa yang harus dilakukan, ikuti penjelasan sederhana di bawah ini.

Ada 4 proses yang harus kita kuasai untuk bisa menjual apa saja, yaitu:

  1. Ketahui apa yang menjadi MINAT kita. Jangan pernah menjual produk/jasa di mana kita tidak ada minat atau 'mood' sama sekali. Analoginya begini: Jika kita mau buka warung atau toko, kita akan berbelanja, saat sampai di pasar atau di tempat grosir, kita tentunya akan memilih barang-barang yang menurut kita bakal laku, bukan? Itu berarti kita punya minat atau ada 'passion' sama produk itu hingga mau menjualnya. Begitu pun dengan bisnis online. Jangan sekali-kali menjual produk yang kita tidak ada minat sama sekali. Nanti nggak bener jualannya.
  2. Minat pada produk sudah ada. Tapi itu saja tidak cukup untuk langsung memutuskan "OK deh, saya mau jualan produk itu". Kita harus pandai melakukan RISET. Apakah produk yang kita pilih ini banyak pencarinya? Siapa saja saingannya? Bagaimana menurut orang lain di forum-forum tentang produk ini? Apakah ada produk serupa yang lebih bagus? dll. Jika kita tidak bisa melakukan riset, dijamin kita tidak akan bisa menjual apa saja. Kepandaian melakukan riset hanya bisa dilakukan dengan satu cara: LATIHAN alias PRAKTEK.
  3. KUASAI bagaimana cara membuat website/blog sederhana. Saat mempromosikan sebuah produk atau jasa, seringkali Kita akan memerlukan website atau blog sebagai PRE-SALE. Berikan calon pembeli ALASAN, kenapa mereka harus membelinya dari Kita, bukan dari orang lain, atau langsung dari perusahaan yang memiliki produk itu sendiri. Sebagai contoh, kita mau mempromosikan program affiliate dari Asian Brain misalnya. Ada baiknya Kita membuat situs atau blog PRE-SALE (alias Landing Page) seperti ini: My Amazon Associate, Chevy Engine Center, Ipod Corner, Smartphone Booth, dll. Beri calon pelanggan pilihan produk yang serupa, dengan penjelasan atau hasil review setiap produk yang bersangkutan. Kalau sudah ahli, bisa membuat website lebih komplit (maksudnya situs yang memiliki ‘authority site’).
  4. KUASAI Pay Per Click (PPC) Advertising! Jika kita ingin berpenghasilan cepat, kuasai PPC seperti Google Adwords, YSM, dan MSN Ad-Center! Untuk menguasai PPC Marketing ini tidak sesulit membuat roket! Asal banyak latihan, dan lakukan latihannya dengan bijaksana. Satu saat kita akan paham dan menjadi ahli. Kalau Kita sudah ahli dalam PPC, insyallah, kita bisa mempromosikan apa saja! Saya katakan bisa 'mempromosikan apa saja', belum sampai 'menjual apa saja'.

Untuk bisa 'menjual apa saja', Kita harus menguasai ke-empat komponen yang saya berikan di atas sebagai satu kesatuan! Yaitu, tahu apa minat Kita, pandai melakukan riset, pandai membuat landing page yang menarik, dan pandai dalam menjalankan PPC Advertising. Dan itu semua hanya bisa dikuasai lewat PRAKTEK...PRAKTEK..PRAKTEK.. Apakah kita melihat sesuatu yang instant di sana? Tidak bukan? Semua harus melalui PROSES. Dan proses itu tetap memerlukan waktu. Berapa lama Kita bisa menentukan apa yang menjadi MINAT Kita? Mau berapa lama Kita belajar melakukan RISET? Mau berapa lama Kita belajar membuat landing page? Dan mau berapa lama Kita mau belajar PPC Advertising? Lakukan semuanya SETAHAP DEMI SETAHAP! Waktunya berapa lama? Tergantung kita sendiri!

Hindari terburu-buru. Hindari gegabah. Hindari serakah. Lakukan bisnis online ini dengan hati bersih. Biar lambat yang penting selamat. Insyaallah satu saat kita akan mendapatkan apa yang diinginkan.

REVOLUSI E-BISNIS DI INDONESIA

Tahukah Anda, bahwa kebanyakan orang Indonesia menggunakan Internet hanya sebagai 'user' (pengguna)? Dan 'user' itu identik dengan 'customer'. User biasanya menggunakan Internet hanya sebatas untuk mengirimkan email; browsing untuk mencari informasi; chatting untuk ngobrol sana-sini dengan teman; berdiskusi melalui forum, milis, dll. Juga men-download musik, video, software, games, eBook untuk kepentingan pribadi atau sekedar hiburan. Namun menurut AsianBrain IMC, terdapat 2 fakta menarik yang harus diketahui, yaitu:

  1. Bisnis online (eCommerce) saat ini masih dikuasai oleh negara-negara maju. Sementara negara-negara berkembang seperti Indonesia dijadikan salah satu target market atau pangsa pasar mereka
  2. Sebuah bangsa akan lebih maju, jika masyarakatnya sadar bahwa internet sebenarnya bisa dijadikan sebagai 'alat' untuk mengembangkan bisnis mereka ke seluruh dunia

Seorang pemasar online akan menggunakan teknologi internet untuk mengembangkan bisnisnya ke penjuru dunia. Kita bisa lihat bagaimana mereka menggunakan email untuk promosi melalui newsletter-nya, browsing untuk melakukan riset pasar, meng-upload info produk mereka untuk dijual, dan menyediakan forum untuk pelanggannya. Secara sederhana, bisa digambarkan dalam skema di bawah ini:


Bisnis online sendiri sebenarnya sudah marak di Indonesia sejak tahun-tahun sebelumnya. Banyak orang Indonesia mengenalnya dengan istilah eCommerce, internet marketing, atau online marketing. Bagi Anda yang tidak memiliki produk, Anda bisa menjalankan bisnis online dengan mengikuti program affiliate (contoh: E-Gold, Paypal, Linkshare, Amazon dll), yaitu membantu memasarkan produk orang lain untuk mendapatkan komisi.

Bagi pemilik industri kecil, Anda bisa membangun program affiliate dan mengundang pemasar online di seluruh dunia untuk turut serta mempromosikan produk Anda ke seluruh dunia! Bayangkan, jika banyak orang Indonesia memahami secara benar dan baik bagaimana cara mempromosikan produk dalam atau luar negeri melalui internet (misalnya: kerjasama dengan Yahoo Search Marketing atau Google Adsense), maka gambarannya adalah seperti ini:


Jika ada ribuan, atau bahkan jutaan orang Indonesia yang mampu berpenghasilan ribuan US dollar per bulan dari bisnis online-nya! Bukankah itu suatu business engineering revolusioner? Bukankah itu sebuah REVOLUSI? Jika kita semua mulai belajar, saling bahu-membahu dan bergandengan tangan, revolusi itu sangat mungkin terjadi!

PAYPAL BUKA ASIA MALL ONLINE

Dalam rangka menghubungkan para pengecer Asia dengan pembeli internasional, PayPal (penyedia layanan pembayaran online) diakhir Juli lalu telah mengumumkan dibukanya Asia Mall Online, toko khusus bagi pembelanja online di kawasan Asia. Sejumlah pengecer online besar yang ada di Singapura, Australia, Hong Kong, Jepang dan Taiwan kini sudah hadir di Asia Mall PayPal. Melalui layanan tersebut, mereka menawarkan berbagai promosi kepada pelanggan PayPal, mulai dari diskon 20 persen hingga jaminan gratis dan gratis pengiriman lintas-batas.

Beberapa keuntungan yang akan didapat pembelanja PayPal di antaranya dapat menelusuri seluruh promosi yang ditawarkan oleh para pengecer Asia dalam kisaran kategori, termasuk toko kesehatan dan kecantikan online popular yang besar (Sasa.com), serta toko pernak-pernik online terkemuka (DealExtreme). Diperkirakan pada bulan-bulan depan akan menyusul pengecer Asia lainnya yang akan bergabung ke dalam toko online ini.

"Pembelanja online saat ini mencari pilihan, kenyamanan serta barang murah, dan akan senang membeli dari pengecer luas negeri untuk memenuhi kebutuhan ini," kata Farhad Irani (Vice President PayPal, Asia Pasifik). "Asia Mall kami menawarkan kesempatan kepada para pedagang untuk berhubungan dengan jutaan pembelanja ini dan mendorong perdagangan lintas-batas bagi bisnis mereka," tambah Farhad dalam sebuah keterangan tertulisnya.

Mau tahu lebih jauh tentang Asia Mall PayPal? dapat membaca melalui link ini.

Perbedaan E-Business dan E-Comerce

E Commerce dan E Bisnis adalah dua hal yang sama sekali berbeda namun sayangnya kebanyakan dari kita selalu menukar penggunaannya. Alasan di balik penggunaan yang salah ini terletak pada arti dari "bisnis" dan "commerce" dalam bahasa Inggris. Tetapi terdapat perbedaan antara e-commerce dan e-bisnis.

Ada banyak orang bijak memahami perbedaan antara keduanya dan selalu ada sebuah perdebatan antara kedua kelompok tentang perbedaan dan persamaan antara e commerce dan e bisnis.

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memperjelas perbedaan antara keduanya, karena memang merupakan fenomena yang sama sekali berbeda.

Perbedaan antara keduanya adalah sebagai berikut:

1. E Commerce adalah bagian dari E Bisnis. Jika Anda mengingat diagram Venn ketika belajar di sekolah, maka anda dapat dengan baik memahami apa saya sampaikan. Bagian yang satu adalah konsep yang sangat luas, sedangkan satunya hanyalah satu bagian kecil dari itu. Hubungan ini akan dihapus pada poin berikutnya.

2. Kegiatan yang pada dasarnya melibatkan transaksi keuangan diistilahkan sebagai "e commerce". Namun, e bisnis adalah istilah yang lebih luas. Ada banyak hal-hal lain selain menjual, meski pemasaran termasuk didalamnya, termasuk pengadaan bahan baku atau barang, pelanggan pendidikan, mencari supplier dan lain sebagainya.

3. Untuk berjualan secara online adalah e-commerce, namun untuk membawa dan mempertahankan pelanggan dan mendidik secara online tentang produk atau layanan termasuk e bisnis. Memiliki sebuah website untuk melakukan hal itu tidaklah cukup.

Tapi, membuat situs profesional yang dibangun dengan teknologi terbaru untuk menangkap perhatian pengunjung dan memenangkan apresiasi, maka itulah yang diperlukan. Bila uang yang terlibat, maka hal pertama yang pengguna cari adalah keselamatan dan keamanan yang menggunakan uang. Memiliki sebuah website dengan kualitas yang baik sangatlah penting.

4. Ketika Dell menjual komputer, laptop, monitor, printer, aksesoris dan lain sebagainya secara online, maka ini bukan lagi e commerce tetapi e bisnis. mengapa saya katakan demikian. Bila pengunjung datang pada website, hal pertama yang ia lakukan adalah melihat desain website dan melakukan navigasi, serta hal-hal yang akan membantu dia menemukan apa yang dia inginkan.

Dan, jika ia langsung menemukan pada halaman ia cari, ia akan mencari informasi yang berkaitan dengannya. Informasi yang diberikan harus menarik dan menghilangkan keraguan bagi pengunjung, yang mengubahknya menjadi seorang klien. Hingga saat ini tidak ada uang yang telah ditukarkan atau diperbincangkan. Jadi, apakah ini adalah e-commerce? Bukan, ini adalah e bisnis yang memandu para pengunjung.

5. E Commerce juga telah ditetapkan sebagai proses yang meliputi menarik pelanggan, pemasok dan mitra eksternal, sementara e bisnis meliputi internal seperti proses produksi, manajemen inventaris, pengembangan produk, manajemen risiko, keuangan dan lain sebagainya.

Secara keseluruhan, e commerce dapat digambarkan sebagai penggunaan internet dan Web untuk transaksi bisnis. Lebih formalnya, secara digital memungkinkan terjadinya transaksi komersial antara organisasi dan individu.

Di sisi lain, e bisnis dapat digambarkan sebagai proses digital yang memungkinkan proses transaksi dalam perusahaan, melibatkan sistem informasi di bawah kontrol yang kuat. Selain itu, aplikasi e bisnis bisa turun menjadi e commerce ketika sebuah pertukaran nilai terjadi.

Oleh: AsianBrain.com Content Team